Pernapasan Bantuan Kini Tanpa “Ciuman”

Kompas.com – The British Heart Foundation, Yayasan Jantung Inggris, telah menetapkan standar baru pernapasan bantuan (Cardiopulmonary resuscitation/CPR). Dalam rekomendasi baru ini CPR dilakukan tanpa “ciuman” atau pernapasan bantuan dari mulut ke mulut, dan lebih difokuskan pada penekanan dada.

CPR dengan tangan saja ini dilakukan karena menurut polling mayoritas orang merasa tidak nyaman jika harus melakukan pernapasan bantuan dari mulut ke mulut. Jejak pendapat itu dilakukan di seluruh Inggris terhadap lebih dari 2.000 responden.

Selain karena khawatir tertular penyakit akibat memberi “ciuman” mayoritas responden mengatakan mereka tidak berani melakukan CPR karena tidak tahu cara melakukannya. Sekitar 4 dari 10 orang bahkan mengaku takut dituntut jika mereka melakukan CPR dengan salah.

Menurut Ellen Mason, perawat senior dari British Heart Foundation, pemberian napas dari mulut ke mulut sebenarnya merupakan baku emas untuk CPR, tetapi jika seseorang belum pernah dilatih melakukan CPR sebelumnya, yang terbaik memang penekanan pada dada saja.

Pernapasan buatan adalah teknik penyelamatan yang digunakan untuk kondisi gawat darurat, seperti serangan jantung atau hampir mati tenggelam di mana korban dalam keadaan tidak sadar dan pernapasan berhenti.

Pernapasan bantuan sebaiknya hanya dilakukan jika korban benar-benar tidak sadarkan diri dan tidak bernapas. Karena pemberian pernapasan bantuan kepada orang yang tidak memerlukannya bisa berbahaya.

Bila tidak yakin dengan tindakan CPR yang akan dilakukan, tindakan pertama adalah memanggil bantuan medis darurat.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.